HIGNEWS || PURWAKARTA – Dalam semangat menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, Pondok Pesantren Sukarillah yang dipimpin Ustadz Mahmud menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu malam (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Sukarillah, Kampung Cipinang Karya RT 02/RW 01, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tersebut dihadiri ratusan jamaah, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Kepala Desa Cipinang Wawan Juanda, Pimpinan Pondok Pesantren Sukarillah Ustadz Mahmud, Ketua MUI Desa Cipinang Nana Supriata, Ustadz Yadi, Ustadz Adi, Tubagus Abdurrahman Kandias, Ustadz Ujang Nandi Pimpinan Majelis Al Qodri, serta Ustadz Syueb Al Ghifari selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Qodri Subang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji yang dilantunkan para santri Pondok Pesantren Sukarillah. Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama mengikuti lantunan pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain pembacaan Maulid Al-Barzanji, kegiatan juga diisi tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cipinang, Wawan Juanda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat terus mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, ulama, pesantren, santri, dan masyarakat,” ujar Wawan.
Di hadapan jamaah, Wawan juga mengingatkan masyarakat Desa Cipinang agar segera menunaikan kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Wawan mengingatkan, bulan Agustus menjadi batas akhir pembayaran PBB sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat diimbau tidak menunda pembayaran hingga melewati jatuh tempo karena dapat dikenakan denda sesuai aturan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Cipinang agar segera membayar PBB. Bulan Agustus ini merupakan batas akhir pembayaran. Jangan sampai terlambat karena setelah melewati batas waktu pembayaran akan dikenakan denda,” katanya.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sangat penting karena pajak menjadi salah satu sumber pendapatan yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di desa.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Sukarillah, Ustadz Mahmud, menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk mengajak generasi muda, khususnya para santri, agar senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan.
Ustadz Mahmud berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat serta semakin mempererat hubungan antara pondok pesantren dengan lingkungan sekitar.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mudah-mudahan kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Sukarillah pun ditutup dengan doa bersama.













